Akassa Collection(Akassa Cruise, Derya, Giona, Semesta Voyages) Pesan sekarang
Akassa Collection (Akassa Cruise, Derya, Giona, Semesta Voyages) – Shot list trip konten kreator Komodo, jam demi jam

Catatan Cahaya · Akassa Collection (Akassa Cruise, Derya, Giona, Semesta Voyages)

Shot list trip konten kreator Komodo, jam demi jam

Diperbarui 26 Oktober 2026

Shot list trip konten kreator Komodo untuk kapal private 3D2N berisi tujuh bingkai: Kelor, Kalong saat senja, Padar di cahaya pertama, trekking komodo, Pink Beach, Manta Point, dan Taka Makassar. Tiap bingkai punya jam dan arah cahaya. Tidak ada jam cahaya yang dijamin.

Rencanakan syuting sayaBaca kalender cahaya

Tujuh bingkai berurutan menurut waktu

Tempel daftar ini di dinding sebelum berkemas. Urutannya mengikuti rute 3D2N, dan urutan titik singgah tetap diputuskan kapten pada hari itu.

  • 1. Hari 1, menjelang tengah hari: punggung bukit Kelor, pendakian pendek, teluk di bawahnya.
  • 2. Hari 1, senja: Kalong, kelelawar meninggalkan bakau, dilihat dari kapal.
  • 3. Hari 2, sebelum matahari terbit: punggung bukit Padar, tiga teluk, cahaya dari timur.
  • 4. Hari 2, setelah sarapan: Pulau Komodo, jalan kaki dengan ranger, sepatu tertutup.
  • 5. Hari 2, setelah Komodo: Pink Beach, pasir merah muda pucat, matahari tinggi.
  • 6. Hari 2, siang: Manta Point, arus dan manta, kemunculannya tidak pernah dijanjikan.
  • 7. Hari 3, pagi: gosong pasir Taka Makassar, hanya muncul saat air surut.

Cahaya itu urusan cuaca, dan itu satu-satunya aturan. Awan dan kabut bisa mengubah daftar ini, dan tidak ada jam cahaya yang dijamin. Anggap tiap baris rencana A, dan rencana B ada di tangan kapten.

Di bagian bawah, tiap bingkai saya beri jam, arah cahaya, dan satu catatan praktis. Jam yang tertera adalah hasil hitungan untuk area Padar dan Kalong, akurat sampai sekitar 2 menit, dan bukan janji.

Hari 1, punggung bukit di pagi hari dan kelelawar saat senja

Kelor itu pemanasan. Pulau kecil ini sekitar satu jam naik kapal dari Labuan Bajo. Pendakian ke titik pandangnya 15 sampai 30 menit di jalur curam yang kering, dan sepatu yang tidak licin lebih penting daripada lensa apa pun. Naik kapal pukul 10:00, rute sampai di Kelor menjelang tengah hari, jadi siap-siap dengan matahari tinggi dan cahaya datar. Kejar bentuk punggung bukit dan teluknya, bukan warnanya.

Kalong bingkai sungguhan yang pertama. Matahari di barat, tenggelam di balik perbukitan. Sepanjang tahun, matahari terbenam antara 17:49 dan 18:27. Kelelawar pertama keluar sekitar seperempat jam setelah itu, dan arusnya berlangsung sekitar 30 menit. Naiklah ke dek lebih awal dengan kamera siap, supaya menit-menit pertama tidak lewat saat Anda masih ganti lensa atau mencari baterai cadangan dalam gelap.

Anda menonton dari kapal. Kalong bukan tempat turun, dan aturan taman melarang drone di sana. Ambil wide dan biarkan langit yang bekerja. Lensa panjang jarang membantu, karena kapal bergoyang dan kelelawarnya menyebar di seluruh langit. Perbukitan berubah jadi garis gelap, dan ketepatan waktu kru menentukan posisi kapal.

Jam matahari terbenam per bulan ada di bawah, supaya Anda tahu kapan harus sudah berdiri di dek. Itu hasil hitungan, dan apa yang terjadi di langit tetap urusan awan. Anggap angka itu batas paling awal, bukan paling akhir, dan bertahanlah di dek lebih lama dari yang Anda kira.

Matahari terbenam di Kalong, bulan demi bulan
BulanMatahari terbenamKelelawar terbang sekitar pukul
Januari18:2718:42
Februari18:2618:41
Maret18:1518:30
April17:5818:13
Mei17:4918:04
Juni17:5018:05
Juli17:5718:12
Agustus18:0018:15
September17:5818:13
Oktober17:5518:10
November18:0118:16
Desember18:1418:29

Dihitung untuk lokasi ini, akurat sampai sekitar 2 menit. Kru menggeser waktu bangun mengikuti cuaca.

Hari 2, Padar sebelum matahari

Padar bingkai yang diincar semua orang, dan harganya bangun subuh. Rencanakan sudah turun dari kapal sekitar 65 menit sebelum matahari terbit. Pendakian ke titik pandang utama sekitar 25 sampai 45 menit, jadi senter kepala masuk tas di sebelah kamera.

Matahari terbit di timur, dan cahaya pertama menyapu punggung bukit selagi sisi seberangnya masih gelap. Matahari terbit di Padar jatuh sekitar 05:39 pada Oktober dan sekitar 06:18 pada Juli. Tabel di bawah memuat setiap bulan.

Perhatikan punggung bukit yang jadi siluet, dan tiga teluk dengan warna pasirnya masing-masing. Beberapa menit sebelum matahari melewati perbukitan, langit berwarna pastel, dan menit-menit itu cepat sekali lewat. Kabut, awan, dan keputusan kapten bisa mengambil semuanya.

Kunjungan ke Padar ada jadwal sesinya. Sesi untuk tanggal Anda dikonfirmasi tertulis sebelum Anda membayar, dan catatan aturan kami untuk fotografer menjelaskan izinnya. Baca itu dulu sebelum memasang alarm, karena jam sesi menentukan jam bangun Anda.

Matahari terbit di Padar, bulan demi bulan
BulanMatahari terbitTinggalkan kapal pukulTiba di punggung bukit pukul
Januari05:5404:4905:34
Februari06:0505:0005:45
Maret06:0605:0105:46
April06:0404:5905:44
Mei06:0705:0205:47
Juni06:1405:0905:54
Juli06:1805:1305:58
Agustus06:1205:0705:52
September05:5604:5105:36
Oktober05:3904:3405:19
November05:3104:2605:11
Desember05:3804:3305:18

Dihitung untuk lokasi ini, akurat sampai sekitar 2 menit. Kru menggeser waktu bangun mengikuti cuaca.

Komodo, pasir merah muda, dan hanyut di atas karang

Di hari 2, trekking komodo dimulai setelah sarapan. Setiap trek dipandu ranger, dan tempat teduhnya sedikit. Komodonya liar, jadi tidak pernah dijamin muncul. Pakai sepatu tertutup. Bidik dari posisi rendah, di titik yang ditunjuk ranger, karena ranger yang menentukan jarak, dan jarak itu tidak bisa ditawar demi satu bingkai.

Lalu Pink Beach. Pasirnya merah muda pucat, bukan mencolok, diwarnai serpihan karang merah. Di rute contoh, kapal tiba setelah Komodo, jadi mataharinya tinggi, bukan rendah. Biarkan air yang mengisi bingkai: toska di atas karang, dengan perairan dangkal di dekat pantai. Datang pagi memberi cahaya lebih lembut, dan kapten yang memutuskan pada hari itu apakah urutan titiknya masih bisa diatur.

Manta Point itu arus, bukan laguna. Tamu dihanyutkan menyusuri karang mengikuti arus, jaket pelampung dianjurkan, dan kemunculan manta bergantung pada pasang dan arus. Kemunculannya tidak pernah dijamin, jadi susun bingkai Anda di sekitar karang dan anggap manta sebagai bonus.

Rekam juga perjalanannya, bukan cuma saat turun di pulau. Di perjalanan antarpulau, kapal itu sendiri masuk bingkai. Lambung, tiang, dan jejak ombaknya sama layaknya masuk reel seperti pantainya.

Hari 3, Taka Makassar dan bingkai terakhir

Taka Makassar gosong pasir berbentuk bulan sabit di tengah karang dangkal, dan hanya muncul saat air surut. Saat pasang, gosong itu bisa terendam, dan tidak ada yang berjalan di sana. Di atas pasir nyaris tak ada teduh, jadi bawa topi dan sunscreen ramah karang.

Di rute, Pulau Kanawa menyusul, dengan pasir putih dan karang dangkal untuk snorkeling santai. Lalu makan siang di kapal dan kembali ke pelabuhan, check-out paling lambat 14:00. Selesaikan bingkai terakhir sebelum tengah hari, lalu berkemas.

Di foto-foto Derya, ada dua daybed di haluan kayu jati di bawah kanopi layar putih. Di situ saya akan duduk untuk memeriksa bingkai pagi itu. Giona, Akassa Cruise, dan Semesta Voyages masing-masing punya sun deck dengan kursi santai.

Kapal menentukan seberapa leluasa Anda syuting. Rombongan sampai 10 orang muat di Akassa Cruise, Derya, atau Giona. Rombongan 11 sampai 18 butuh Semesta Voyages, satu-satunya kapal untuk lebih dari 10. Syuting dengan model, fotografer pendamping, dan teman-teman cepat memenuhi kapal kecil, jadi hitung orangnya sebelum memilih.

Batas yang tidak bisa digeser oleh shot list

Pemandu dan dokumentasi foto atau video tidak termasuk dalam sewa private. Keduanya tersedia atas permintaan, dengan harga terpisah. Tiket taman dan biaya ranger tidak pernah masuk tarif.

Menerbangkan drone di taman butuh izin SIMAKSI dan tiket drone harian, diajukan lebih dulu. Kalong, Pulau Komodo, dan Rinca adalah zona larang terbang. Footage drone tidak pernah kami janjikan, dan siapa yang mengurus izin harus disepakati tertulis dengan kami sebelum Anda membayar. Panduan aturan drone kami memuat rinciannya.

Tidak ada satu pun di daftar ini yang berupa janji. Cuaca, pasang surut, dan keputusan kapten bisa menggeser urutan titik singgah, satu titik bisa batal, dan tempat berlabuh dipilih pada hari itu.

Satu kapal penuh 3D2N di Giona mulai dari IDR 45.000.000 (≈ USD 2.761) untuk 1 sampai 5 tamu. Halaman biaya membaginya per orang untuk rombongan Anda.

Halaman terkait

FAQ

Jam berapa kami turun dari kapal untuk sunrise di Padar?

Turun dari kapal sekitar 65 menit sebelum matahari terbit. Pada Oktober matahari terbit sekitar 05:39, jadi pendakian dimulai dalam gelap dengan senter kepala. Pendakian memakan sekitar 25 sampai 45 menit. Kapten menetapkan jam pastinya pada hari itu, dan langitnya tergantung awan.

Bolehkah saya menerbangkan drone selama trip?

Hanya dengan izin SIMAKSI dan tiket drone harian, diajukan lebih dulu, dan tidak pernah di Kalong, Pulau Komodo, atau Rinca. Kami tidak menjanjikan footage drone. Tanyakan ke kami siapa yang mengurus permohonannya sebelum Anda membayar, dan baca aturan taman di sistem pemesanannya.

Apakah fotografer atau videografer sudah termasuk?

Tidak, di sewa private. Pemandu dan dokumentasi foto atau video tersedia atas permintaan, dengan harga terpisah. Di keberangkatan Jumat, pemandu lokal dan dokumentasi sudah termasuk. Sebutkan mana yang Anda inginkan saat mengirim jumlah rombongan dan tanggal.

Cek ketersediaan — Akassa Collection

PT Komodo Explorer Indonesia adalah mitra pemesanan untuk keempat kapal Akassa Project; kami menjual, menjawab, dan bertanggung jawab atas pemesanan Anda.

WhatsApp Email

WhatsApp
Chat WhatsApp